Ngobrolmotorcross Menjajal jalur M-Trex 5 Semarang bersama Techqu Decal

Awalnya ngobrolmotorcross hanya ingin menikmati jalur fun dikawasan semarang dan sekitarnya. karena ada perjalanan dinas ke kota Klaten, dan hari minggu ada jadwal kosong, sayang kalo ngga diselipkan jadwal menikmati jalur di Semarang dan sekitarnya. menghubungi empunya Techqu Decal mas Dwi Bimata, untuk pinjem motor dan ikut njalur beliau bersama temen-temennya. Ternyata mereka sudah memiliki jadwal untuk ikutan Event M-Trex 5 Semarang, akhirnya saya ikut mendaftar dan menjalur di event ini

Saya di Tanjakan 100m M-Trex 5 Semarang

Mengingat saya mengendarai mobil sendiri ke Klaten dari Jakarta, dan Minggu dari Klaten mampir ke Semarang menuju Jakarta, jelas tenaga saya sudah tidak fit, sehingga saya memang merencanakan untuk njalur yang fun dan mencari aktifitas yang meminimalisir kecelakaan, mengingat sesampai di Jakarta, besok pagi saya harus langsung masuk kantor lagi.

Tanjakan Trapang, ada di jalur Zona 1

Tapi event M-Trex 5 berkata lain, Jalur yang harus ditempuh sepanjang 75Km dengan dibagi 6 Zone Jalur. dan yang pasti, setiap zone memiliki karakter jalur yang berbeda-beda, tetapi dari setiap jalur yang saya temu, tanjakan dengan panjang hampir 100m dan kemiringan 45-60 derajat ada di semua zone. jalur juga dibagi 2 yaitu jalur Hard dan Fun.

Karena sudah diawal hanya ingin menikmati jalur dengan Fun, akhirnya ada beberapa zone yang masuk ke jalur fun. tapi jangan salah, M-trex 5 memang memiliki standar jalur yang cukup gokil, jalur fun yang dipilihkan oleh mereka juga tidak kalah sulit, beberapa jalan licin, sungai dan tanjakan juga masih sering kita lewati. selain itu beberapa jalur juga dibuat dengan model polisi tidur di jalur speed, bisa kebayangkan jalur single track yang notabene bisa speed dan sedikit istirahat jadi tidak bisa karena ada polisi tidur disetiap 100m. ..hmmmmm…. lelah

Tanjakan terlihat dari spot kita foto

Ngobrolmotorcross sendiri juga sudah sempat kelelahan saat masuk di zona 4, jalur yang panjang dan banyak handicap memang membuat fisik terkuras, selain itu ngobrolmotorcross yang beberapa bulan terakhir ini jarang melakukan long trip dan hanya jalur pendek, membuat ngobrolmotorcross berantakan fisiknya… hahahaha.

Selain jalur yang hard, tetapi jalur juga dikombinasi dengan keindahan alam di kawasan waduk Jati Barang Semarang. Di waduk ini kita sempat istirahat dan berfoto-foto. hahahaha

Jalur M-Trex 5 benar-benar Jos Gandos. akhirnya sore kita sudah sampai finish. tetapi jalurnya bener2 jos dan bikin ngobrolmotorcross berantakan.

Special Thanks buat mas Dwi Bimata bos nya Techqu Decal dan Mas Yuko Aditya dan semua teman-teman ICXR yang sudah membantu pinjemin motor sampe membantu saya saat dijalur.

Nah ngobrolmotorcross juga sempat menjajal tanjakan JKB3 untuk Drag Climbing nya.

Heri Cahyono Menembus Belantara Halimun: Sendiri Bersama-NYA

Cerita mas Heri Cahyono memang sangat menginspirasi, beliau adalah sosok manusia yang ingin mencoba bagaimana saat kesendirian dan keadaan yang tidak seperti biasa, kita sebagai offroader tahu tidak ada jalur yang mudah, tetapi jalur gunung di Halimun memang sudah dipastikan adalah jalur hard dan saat melewatinya sendiri, itu adalah luar biasa.

“Sendiri Bersama-NYA”
Tak mudah memang mencetak sejarah..tapi kami tak pernah menyerah!! TRACK JAKARTA -ONGISNADE DIRT BIKE, bergitu tulis Heri Cahyono pada status FBnya saat berhasil menembus Halimun seorang diri pada 20 Mei 2017, bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional RI.
Heri Cahyono saat Tiba di Cipta Gelar
Halimun adalah surga sekaligus neraka ujian bagi offroader motor khususnya di Jawa Barat. Jalur yang hanya berjarak +/- 16 km dari Pamempeuk menuju Cipta Gelar, Sukabumi itu kerap memakan korban kendaraan dan waktu. Jalur “Uji Nyali” yang dikenal mulai awal tahun 2000an itu hampir pasti menjadi lintasan “wajib” bagi para offroader mobil dan motor dari Jakarta & Jawa Barat. Saat ini mobil tidak diperbolehkan masuk.
2 minggu sebelum Heri masuk ke jalur tersebut, 1 grup offroader motor dari Bogor yang terdiri dari 14 motor kabarnya harus dievakuasi karena gagal menembus hutan belantara setelah berjibaku selama 2 hari 2 malam!!
Jalur Gunung Halimun yang mulai tidak bersahabat
Sebelumnya tak terhitung lagi, berapa banyak kisah rombongan offroader yang gagal, balik arah ataupun menginap di dalam hutan yang terkenal sulit dilintasi itu!
Berikut kisah singkatnya…
Perjalanan ini memang sy niatkan betul. Bnyk yang berpesan untuk berpikir ulang. Saya mulai nginep di Pamempeuk sore tgl 19 Mei 2017. Waktu menginap saya merasakan ada “sesuatu” datang ke badan saya..tapi saya tak tahu wujudnya…ga tau lah apa itu…Pagi hari waktu akan berangkat nenek pemilik rumah yang saya inapi mengelus hampir seluruh bagian motor sambil komat kamit bahasa Sunda..Belakangan saya tahu beliau nangisin saya, mungkin kuatir bgt.
Jam 06.30 sampai di kaki halimun..ternyata suasana masih gelap..mau ga mau mesti nyalakan lampu..Di titik ini saja sudah susahnya minta ampun sekarang..jalur penuh jebakan..untung saya bawa cangkul..jadi membantu saya untuk pindah jalur.
Jalur Gunung Halimun
Jalur Halimun saat ini boleh dibilang super-super hardcore, super bejat!!..Untung saya bawa motor kecil yg mudah untuk saya dorong atau geser dan kalo jatuh tak begitu masalah.
Waktu di dalam hutan, sempat juga digoda “sesuatu”..tapi sekali lagi saya ngga tahu wujudnya..hanya suara-suara saja..kadang saya ladenin dengan salam yg kencang..dan becanda “Mau bantu saya nggaaa???”
3/4 perjalanan hanya sunyi sepi, tak ada seorang pun melintas lewat. Biasanya kalo sabtu-minggu ada saja 1-2 orang yang melintas. Kondisi ini cukup mencekam &  bikin nyali ciut..tak ketemu satu orang pun bikin bulu kuduk merinding!
Sendiri Bersama-NYA
Target saya Citelemeng.
Pertarungan terberat adanya setelah Citelemeng..3 tanjakan ngga karu karuan..saya sampai tepar dan istitahat lama sekali..dan hampir saya putuskan nginap padahal baru jam 12 siang! Karena capeknya luar biasa.
Jalur jadi ga beraturan apalagi baru dilibas 14 motor…dan ternyata saya ketemu beberapa dari mereka pas di Ciptagelar pakai mobil dan nunjukin video dan jalur yg dilalui mereka 2 minggu lalu. Jalurnya bener2 edan!
Jersey Kebanggaan X-track
Setelah Citelemeng itulah baru saya ketemu satu orang, seorang pencari kupu-kupu..orang Pamempeuk saya lupa namanya..
Dia negur: rombonganya mana?
Saya jawab:  Sendiri..Dia kaget!  Trus dia cerita belum pernah ada yang sendiri.
Hal senada juga di sampaikan Abah Ugi..saya orang pertama yg sendiri..dan Abah sama Kang Yoyo bercerita bahwa persiapan Anda yang 2 bulan bukan sebuah kebetulan dan Anda ke sini pun juga bukan kebetulan..saya ngga tahu artinya apa.
Diterima Abah Ugi Sugriana Rakasiwi Ketua Adat Kasepuhan Cipta Gelar
Begitu setelah selesai tanjakan akhir ..menetes air mata saya….spontan saja..haru rasanya..soalnya ini pertarungan terberat sepanjang sejarah saya main motor! Mengalahkan ego diri sendiri!
Persiapan
2 bulan saya prepare mulai motor Cleveland 110 cc yang sudah di bore up juga kelengkapannya ..saya test-ride di tanjakan “Akasia” beberapa kali. Dan kemarin saat test akhir di Akasia mengakibatkan cedera bahu kanan..Sakit sekali kalau buat ngangkat..Alhamdulillah di buat masuk halimun Allah kasih sembuh.
Pesan saya: Masuk halimun sekarang mau jalur kering atau basah mesti perfect preparation..jika tidak siap jangan masuk! Buang tenaga, biaya dan waktu!
Siapkan dengan matang seluruh syarat SUKSES nya harus dipenuhi..sehingga kemungkinan tembus Halimun akan besar..di tambah strategi masuk Halimun.
Waktu itu saya berencana, plan A nya saya tembuskan 1 hari..sehingga saya mesti brangkat pagi..saya menghitung jika sampai Citelemeng di bawah jam 12 insha Allah bisa tembus hari itu. Plan B, saya adalah nginep Halimun..lokasinya di Citelemeng karena dekat kali terakhir. kalau lebih dari jam 12 baru sampai di Citelemeng.
5 bulan sebelumnya saya juga uji coba bertiga masuk Halimun.. Saya hitung waktu sampai di Citelemeng jam 11 ..tapi baru keluar jam 7 malam..Dengan data ini saya persiapkan untuk strategi Sabtu kemarin (20/05/2017).
Sumber Cerita: FB X-Track Jakarta dan Heri Cahyono
Sumber foto: FB X-Track Jakarta dan Heri Cahyono

7 DAYS EXPEDITION yang AMAZING!

“Satu kata yang pantas dikasih kelar ikut ekspedisi 7 DAYS EXPEDITION 2017 “Di Timoer Matahari” ngga lain adalah “Amazing!” Yuk ah kita simak cerita keseruannya!” – Budi Respati

DAY ZERO

HIDANGAN PEMBUKA YANG LEZAT!

Saya ga nyangka Kadex Ramayadi, leader 7 DAYS kali ini bakal kasih bonus ½ hari offroad yang nyenengin banget dari Ubud menuju Pelabuhan Padang Bai. Lumayan nih jadi ada masa penyesuaian buat saya yang udah kelamaan ga offroad. Start dari Villa Casa Ganesha Ubud, kawasan dimana kita kenyang melihat bule bersliweran. Waktu saat itu udah deket jam 13.00 WITA. Kadex kasih aba-aba untuk bersiap. “PREPARE…PREPARE 15 MENIT LAGI!” , itu kata2 romantis yang bakal “ngetop” sampai 7 hari ke belakang di perjalanan ini. Aki Wisnu yang ngebet banget ikutan tapi batal sampe sengaja datang ke Ubud, Bali untuk ikutan melepas tim ekspedisi. Tujuan finish hari ini adalah Bukit Ilalang yang bakal jadi lokasi temen-temen ngeliat sunset di atas Padang Bai.

Nah buat yang penasaran bisa dilanjutin ceritanya disini http://trackjakartastories.blogspot.co.id/2017/05/7-days-expedition-yang-amazing.html

Penulis: Mas Budi Respati
Data: Eko Lelono
Foto: Reza Dana, Kadex, Zonal, Yuda Laman

Naik trail, Jokowi jajal beratnya medan pembangunan Trans Papua

Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Papua. Di hari terakhir kunjungan Kepala Negara beserta rombongan beranjak menuju Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

naik-trail-jokowi-jajal-beratnya-medan-pembangunan-trans-papua

Jokowi ingin meninjau langsung pembangunan Jalan Trans Papua ruas Wamena-Mamugu 1 dengan didampingi oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Menteri Pekerjaan Umum Basuki Hadimuljono dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono.

Tak seperti yang biasa dilakukan, kali ini Jokowi mengendarai motor trail saat menyusuri jalan sepanjang 7 km yang tengah dibangun itu. Terkait hal tersebut, Jokowi mengatakan dengan mengendarai kendaraan roda dua terasa kesulitan yang dialami selama proses pembangunan.

“Kalau naik trail kelihatan jelas kesulitannya. Itu baru naik, coba bayangkan yang membangun. Kita ini kan coba melihat di lapangan,” ujarnya, Rabu (10/5).

Papua dengan medannya yang begitu sulit memang menjadi hambatan sekaligus tantangan tersendiri dalam membangun infrastruktur. Karena itu untuk mengupayakan percepatan pembangunan jalan Trans Papua, Kementerian Pekerjaan Umum bekerja sama dengan pihak TNI di awal pembangunan.

“Ini awalnya dikerjakan oleh TNI dulu. Saya tadi dengan Panglima lihat kesulitannya seperti apa. Kemudian setelah terbuka, baru Kementerian PU masuk untuk aspal, untuk mengikuti apa yang telah dikerjakan oleh TNI. Saya kira kalau duet ini dilakukan terus ini akan mempercepat,” tuturnya.

Keterlibatan TNI ini memang dirasa sangat diperlukan. Dengan medan yang berada pada ketinggian sekira 3.200 meter di atas permukaan laut menjadikan peranan mereka sangat krusial.

“Pembukaan lahan dulu oleh TNI untuk membentuk badan-badan jalan. Supaya masyarakat di seluruh Tanah Air tahu betapa sangat sulitnya membangun jalan di Papua karena tanahnya bergunung-gunung yang sangat tinggi,” katanya.

Adapun ruas jalan yang disusuri oleh Jokowi beserta rombongan merupakan salah satu ruas dari sekitar 4.300 kilometer Trans Papua yang sedang dalam proses pembangunan. Sepanjang 3.800 kilometer sudah berhasil dibuka oleh TNI dan diharapkan pada tahun 2019 nanti seluruh ruas jalan sudah terbuka dan dapat dilalui.

“Ini tadi kita berjalan di ruas dari Wamena menuju ke Kenyam sepanjang 287 kilometer. Memang yang teraspal baru 37 kilometer, tetapi ini akan terus dikerjakan,” tandasnya.

Sumber Berita: https://www.merdeka.com/peristiwa/naik-trail-jokowi-jajal-beratnya-medan-pembangunan-trans-papua.html

Sumber foto: Biro Pers

Serunya Mengawal di Event HUT Kodam III Siliwangi Trail Adventure

Pertama kalinya ngobrolmotorcross mengikuti event adventure. ngobrolmotorcross ikut event bukan tanpa alasan, karena event pasti diikuti banyak offroader, sehingga banyak antrian di jalur, atau offroad menjadi penuh dengan offroader, karena ngobrolmotorcross tidak suka keriuhan sehingga ngobrolmotorcross tidak pernah ikut event. tetapi kali ini karena diajak oleh kawan untuk ikut memeriahkan dan mengawal Bapak Brigjen TNI Herianto Syahputra, SIP, MSi akhirnya saya bersedia untuk ikut event HUT Kodam III Siliwangi Trail Adventure di Cipatat Bandung Barat.

Perjalanan dari Bogor untuk loading kendaraan dilakukan pada H-1 dengan menggunakan Mobil Truk, team dipimpin oleh Dantim Kapten CPM Gatot Wiryawan.  8 offroader berangkat dari Bogor dan subuh sudah sampai di tempat start.

Area Loading kendaraan dan tempat berkumpul untuk persiapan offroad

Setelah persiapan siap, start yang dijadwalkan pukul 8 pagi. terlihat sudah banyak offroader di garis start. karena jalur dibagi 2 yaitu jalur umum dan VIP. Karena kita ikut rombongan Bapak Brigjen TNI Herianto Syahputra, SIP, MSi maka kita dapat jalur yang VIP.

Start untuk para offroader yang akan melewati jalur Umum

Pukul 8.00 tepat, romobongan pertama offroader yang akan melewati jalur umum sudah bersiap-siap. yang membedakan jalur umum dan jalur VIP adalah jaraknya untuk jalur umum sepanjang 60KM dan jalur VIP 40KM. Setelah peserta jalur umum diberangkatkan, untuk peserta jalur VIP diajak untuk senam perenggangan dahulu. lalu kita sudah siap masuk jalur setelah senam peregangan

Persiapan di garis start
ngobrolmotorcross narsis dulu sebelum start

Jalur yang disuguhkan di VIP juga cukup menantang, jalur double track yang berbatu dan tanah yang licin membuat banyak offroader yang jatuh bangun karena ban yang tergelincir. selain itu jalurnya juga menyuguhkan keindahan alam khas bandung.

Keindahan jalur Cipatat Bandung Barat

Perjalanan 40km ini ditempuh cukup dengan 2 jam perjalanan. rombongan kami hanya 1 motor yang mengalami trouble di Jalur sehingga rombongan dibagi 2 pertama di depan untuk tetap mendapampingi Bapak Herianto Syahputra, rombongan ke 2 menunggu salah satu offroader yang motornya trouble.

Jalur Cipatat memang menyuguhkan jalur speed, saya sendiri sangat ingin terus membetot gas karena jalur double track yang panjang dan enak untuk memaksimalkan dalam membetot gas, tetapi 2km sebelum finish ngobrolmotorcross sempat terjatuh di tikungan jalan berbatu. insiden yang cukup keras. Jadi pesan saya buat offroader, tidak ada jalur yang mudah, tetap berhati-hati meskipun jalur terlihat mudah.

Setelah 2 jam perjalanan rombongan Bapak Herianto Syahputra sampai duluan di finish

Setelah 2 jam offroad dengan handicap jalur yang sudah dilalui akhirnya rombongan tiba di garis finis. terlihat para offroader puas dan terlihat Bapak Herianto Syahputra masih belum tampak kelelahan, menurut cerita Cak Eko salah satu yang ikut mendampingi di Jalur

Cak Eko (2 dari kanan) yang terkagum dengan semangat Bapak Herianto Syahputra

“Beliau semangatnya luar biasa, semangat gaspol untuk melewati handicap membuat saya terkagum-kagum. selanjutnya munkin kita akan menjajal jalur di Kawasan Bogor yang juga banyak jalur yang akan menguras tenaga” – Ujar Cak eko dengan penuh kekaguman

Selain Brigjen TNI Herianto Syahputra, SIP, MSi di Acara Event HUT Kodam III Siliwangi Trail Adventure juga Turut hadir Pangdam III Siliwangi,  Danjen Kopassus, Dirbekangad, Kasdam III Siliwangi

Etika Bermain motor Trail Adventure

Beberapa tahun terakhir peng-hobi motor Kotor atau “Dirtbike” semakin banyak.  Beberapa daerah sudah banyak komunitas trail, Mulai kota Jakarta, Bogor, Karawang, Bandung, Semarang dan seluruh kota di Indonesia memiliki komunitas trail.

Tapi melihat fenomena ini banyak desa atau area yang melarang motor trail masuk daerah mereka.  beberapa malah sudah membuat spanduk melarang motor trail masuk jalur.

Spanduk Trail dilarang masuk (Sumber Gambar Google)
Larangan motor Trail masuk jalur (Sumber Google)

Nah Bagaimana kita saat bermain motor Trail diterima oleh warga sekitar dan dapat saling menghormati antara offroader dengan warga sekitar.

Etika dalam hubungan sosial harusnya tetap digunakan saat kita dijalur. saling menghormati dan peduli adalah kunci hubungan sosial antara offroader dan warga sekitar serta alam bisa terwujud dan dapat saling mendukung

Nah ini tips dari ngobrolmotorcross saat ada dijalur

  • Ketika melalui jalan umum termasuk jalan di perkampungan, kendarailah motor dengan santun, tidak perlu kebut-kebutan atau ‘mbleyer-mbleyer’ knalpot.  selain itu sempatkan untuk permisi atau tidak sempat minimal kita berikan senyum sebagai wujud tanda persahabatan
  • Jangan pernah membuang sampah plastik, botol minuman atau putung rokok ketika offroad. Sampah-sampah itu sangat sulit hancur secara alami, jadi bisa-bisa di hutan jadi penuh sampah nantinya. Puntung rokok juga bisa menimbulkan kebakaran hutan, apalagi di musim kemarau panjang.
Sampah di hutan
  • Jika offroad di sekitar ladang atau lahan pertanian, jangan sekali-kali melindas tanaman petani. Jika itu terjadi karena ‘kecelakaan’, segera minta maaf ke petani dan kalau perlu mengganti biaya kerusakan tersebut.

  • Beristirahat di warung saat dijalur disarankan, karena selain membangun keakraban dengan warga di jalur, kita juga dapat membantu ekonomi warga sekitar sana.
  • Selalu beri uang yang pantas buat helper di jalur, Helper dijalur ini adalah anak kampung yang biasanya stand by di jalur/handicap yang sulit, biasanya akan menolong offroader yang kesulitan melintasi jalur handicap itu
Helper
  • Jadwalkan untuk melakukan aksi sosial dengan warga kampung yang terpencil, hal ini akan membangun jiwa persaudaraan dan akan berarti buat mereka. karena mereka juga saudara kita
Berbagi dengan warga sekitar

Nah buat kalian yang masih suka dilarang atau masih belum jalani etika offroad diatas. ayo mulai sekarang lakukan hal baik untuk saudara kita di kaki gunung. dan selalu menjadi manusia yang bermanfaat buat orang lain

Berburu Kopi Luwak Alami di Kampung Cisadon Bogor

Perjalanan kali ini memang didasari atas kerinduan dengan kampung Cisadon, kampung yang terdiri dari 6 KK ini memang menyuguhkan keindahan dan ketenangan alam. Kampung yang berada di sisi kanan bukit sentul dan perlu perjalanan 2 jam dengan motor trail atau 3 jam hiking dari kawasan Hambalang Sentul.

Tunggangan Ngobrolmotorcross #waniperih36 narsis di gerbang desa Cisadon

Kampung yang sulit diakses menggunakan kendaraan motor biasa atau mobil membuat desa ini hanya bisa di Jangkau oleh kendaraan motor trail atau berjalan menuju desa ini.

Perjalanan saya kali ini saya offroad sendiri menuju desa Cisadon, meskipun banyak rombongan lain yang mengatakan bahwa offroad sendiri menuju Cisadon sangat berbahaya, karena jalur yang medium hard membuat kita tidak tahu kondisi darurat yang terjadi dijalur. karena single track dan banyak batu serta tanjakan yang membuat kita harus ekstra tenaga menuju kesana.

Keindahan desa Cisadon yang membuat kita ingin kembali

Keindahan alam, dan keramahan warga disana membuat saya suka berlama nongkrong di desa ini, selain keindahan alam desa Cisadon, ternyata desa di Cisadon juga tersedia kopi luwak alami yang sudah dibuat bubuk oleh Warga disana.

Keindahan alam Cisadon

Awalnya saya tidak percaya, karena kita tahunya kopi itu sudah dalam bentuk bubuk, sedangkan rasa kita tidak mudah mengidentifikasi itu adalah kopi luwak atau bukan. karena salah proses membuat kenikmatan Kopi Luwak akan berbeda. Sampai akhirnya saya ditunjukkan kopi yang masih green beans dan ternyata benar itu adalah kopi dari Pup nya binatang luwak.

Green beans Kopi Luwak sebelum di Roasting

Ternyata Kopi disini selain dijual dalam bentuk seduh di gelas, juga menjual dalam bentuk bungkus plastik sederhana dengan kemasan +- 100gram .. Nah buat teman-teman yang berminat order kopi luwak ini bisa titip saya dengan harga Rp. 40.000,- per 100 gram. selain mendapat harga murah, kita juga membantu para petani disana untuk dapat memasarkan produk yang sangat bagus ini.

Ukuran kopi luwak kemasan plastik 100 gram = Rp. 40.000,-

Nah buat yang penasaran dan ingin order bisa email ke agungpuma36@gmail.com untuk pemesanan. dan selanjutnya ngobrolmotorcross akan offroad ke desa Cisadon, jadwal untuk membeli produk ini juga hanya dapat dilakukan saat weekend dan kondisi motor serta jalur yang dapat dilewati. Jadi memang cukup sulit untuk dapat mendapatkan kopi ini.

Ngobrolmotorcross sedang narsis di Kampung Cisadon
Motor Trail Jadulan yang digunakan untuk menuju desa Cisadon untuk membeli Kopi Luwak pesanan anda

Buat yang penasaran dengan videonya desa Cisadon bisa di tonton disini