Syahdunya Jalur Pembunuh Naga Mulyasari-Babakan Banten-Cisadon

Perjalanan ngobrolmotorcross kali ini memang ingin mentuntaskan jalur yang terkenal hard di kawasan Hambalang dan sekitarnya. Jalur yag terkenal dengan jalur sulit, batu-batu besar dan jalur rel yang dalam ini ada 2 jalur yaitu Cisadon-Babakan Banten-Mulyasari, atau dibalik dari Mulyasari-Babakan Banten-Cisadon. Sebulan sebelumnya ngobrolmotorcross sudha menjajal jalur Cisadon -Babakan Banten

Lapangan di desa Mulyasari. Jalur dimana kita akan memulai perjalanan panjang

Kali ini jaraknya 2x lebih panjang karena kita harus masuk dari Mulyasari-Babakan Banten dulu baru menuju ke Cisadon dari Babakan Banten, disini jalur akan terus menanjak dan nge-rel sampai Babakan Banten. Berangkat pukul 10.30 dari Warung Mulyasari. Kita menyiapkan bekal dan makan siang yang kita bawa.

Ngobrolmotorcross jepret-jepret dulu disaat beristirahat sejenak

di Jalur ini benar-benar terus naik karena jalur dibuat warga kampung yang memotong bukit, sehingga jalur dibuat naik keatas bukit, sehingga jarak lebih pendek tetapi tingkat kesulitan yang cukup berat. ngobrolmotorcross sendiri sempat menarik nafas panjang saat melihat kenyataan bahwa jalur terus menanjak tanpa ada handycap datar sedikitpun. tetapi setelah melewati Curug Cisarua. jalur mulai turun menuju kebun kopi Babakan Banten.

Jalur yang menanjak dan rel yang dalam, ban 16-19 pun harus diangkat dengan tali roda depannya
Jalur rel yang berbatu dan basah, ditambah dengan jalur yang terus menanjak benar-benar menguras tenaga

Perjalanan yang cukup menguras tenaga ini akhirnya terbayar saat menikmati Curug Cisarua, curug yang masih alami, dan lembab membuat tempat beristirahat yang pas setelah melewati handycap jalur yang terus menanjak sepanjang 2km. Curug Cisarua ini cukup alami, selain pemandangan yang indah, ada batu besar seperti gua yang bisa kita masuki dan berfoto disana. selain buat istirahat, kita juga mengisi perbekalan air untuk minum dijalan.

Segarnya Curug Cisarua Mulyasari-Babakan Banten

Setelah menikmati curug Cisarua dan bersitirahat cukup, perjalanan yang masih jauh menuju Cisadon, tetapi peristirahatan ke-2 ditargetkan di Babakan Banten. setelah perjalanan 30 menit sampai di Babakan Banten. pukul 15.00 wib.

Jalur yang sudah mulai menurun di kebun kopi Babakan Banten. Kita beristirahat dan cek kendaraan sejenak sebelum melanjutkan perjalanan
Beritirahat di warung kang Hendrik di Babakan Banten. kita dapat suguhan makanan tradisional yang lezat

Setelah beristirahat sejenak pukul 15.30 kita melanjutkan menuju Cisadon, awalnya yang mengira perjalanan akan banyak turun ternyata masih banyak Handicap tanjakan batu  dan trouble motor salah satu offroader yang membuat kita cukup kerepotan sehingga target perjalanan 1,5 jam menjadi 2,5 jam. Jalur Babakan Banten- Cisadon juga sudah berbeda dibanding 1 bulan waktu perjalanan melalui jalur itu, batu-batu semakin menonjol dan kondisi hujan gerimis membuat jalur cukup licin dan banyak kubangan.

Jalur Kubangan yang dalam di Jalur Babakan Banten – Cisadon

Handicap yang terakhir dan jalur yang cukup sulit yaitu Tanjakan S, tetapi karena kita dari Babakan Banten, jadi kita menurun melalui tanjakan S menuju Cisadon. pukul 5 kita sudah sampai Tanjakan S, tetapi perjalanan terhambat karena ada rombongan yang masuk dari Cisadon, karena jalur hanya muat 1 motor akhirnya kita bergantian untuk naik dan kami turun.

Ketemu Senior Om Alatas di Tanjakan S, saat saya turun, rombongannya baru masuk Jalur.

Setelah semua lolos baik menanjak dan turun di tanjakan S, rombongan kami akhirnya dapat beristirahat di Warung Mang Farid di Cisadon pukul 17.30.  terbayang nasi liwet, jengkol goreng, ikan teri, telur dadar dan sambel cisadon yang maknyos.

nasi liwet, jengkol goreng, ikan teri, telur dadar dan sambel cisadon yang maknyos.
Nasi liwet, jengkol goreng, ikan teri, telur dadar dan sambel cisadon yang maknyos.

Setelah makan dan membereskan kendaraan yang sedikit trouble. sambil menunggu hujan reda kita bercengkrama dengan kawan-kawan offroader lain yang ada di Cisadon. Setelah hujan reda kita melanjutkan pulang ke arah Cibinong, perjalanan arah Cibinong juga masih harus masuk jalur sampe Villa Prabowo yang jalur cukup licin dan merepotkan kita.

Tetapi misi ini membuat cukup puas dan akhirnya kita benar-benar merasakan betapa beratnya jalur Mulyasari-Babakan Banten – Cisadon.

Saran:

  1. Gunakan motor dengan roda 18-21. karena jalur rel yang dalam dan licin
  2.  Bawa Helper dari Mulyasari. untuk membantu dan mengarahkan jalur buat yang pertama masuk jalur ini.Silahkan hubungi Kang Fajar untuk menyiapkan Helper. biaya terserah tetapi jangan terlalu murah juga.
  3.  Fisik yang prima dan kondisi motor yang siap tempur (jalur cukup menguras tenaga dan saat motor trouble evakusi keluar juga cukup sulit)

Nah Mau menjajal jalur Mulyasari-Babakan Banten-Cisadon?

Iklan

2 thoughts on “Syahdunya Jalur Pembunuh Naga Mulyasari-Babakan Banten-Cisadon”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s