Menembus Jalur Gunung Pakuan Bogor: Mulyasari-Babakan Banten-Rawagede

Perjalanan kali ini didasari kerinduan jalur gunung Pakuan yang terkenal hard dan mistis. tetapi memiliki keindahan yang bikin kangen. untuk ke-3 kalinya ngobrolmotorcross menembus jalur ini sejak tahun lalu. Perjalanan pertama dan kedua tidak pernah sesulit ini karena waktu itu jalur belum terlalu dalam dan musim kemarau. Menggunakan motor TS dan RX king membuat saya juga tidak terlalu berat untuk bobot kendaraan sehingga tenaga tidak terlalu boros dibuang. Hahahahaha..

Jalur Gunung Pakuan, Mulyasari – Babakan Banten

Jalur Gunung Pakuan, Mulyasari-Babakan Banten memiliki tingkat kesulitan tinggi dengan jalur sangat technical. Jalur hard karena jalur dengan karakter terus menanjak sampai finish, Jalur tanjakan jadi mengingatkan jalur Halimun-Ciptagelar. Tetapi yang membedakan jalur Halimun dan Jalur Gunung Pakuan adalah jarak jalur Pakuan pendek tetapi jalur rel nya banyak batu sebesar kepala menghadang dijalur ril. Jadi motor harus banyak di serong ke kiri atau ke kanan untuk menghindari benturan batu dengan mesin.

Jalur menanjak dan batu menghadang membuat tenaga motor dan offroader siap dan fit terus

Selain jalur menanjak dan berbatu, kondisi hujan sejak masuk jalur membuat perjalanan ini sangat sulit. motor terlalu dipaksa meraung-raung dan RPM tinggi sejak masuk jalur sampai finish. Selain jalur yang hard ada 1 handicap jurang yang sangat tipis dan batu sebesar meja yang harus di lewati. Handicap ini menarik karena saat kita lewati dengan gas full resiko motor masuk jurang sangat tinggi, tetapi kalo tidak di gas full. montor sangat sulit melewati ini.

Jalur yang basah, membuat jalur datar pun juga cukup sulit dilewati

Selain jalur yang cukup berat, jalur yang mengandung hawa mistis membuat kita harus cermat mengatur waktu saat masuk jalur ini. diusahakan kondisi motor fit, offroader sehat dan diusahakan untuk keluar sebelum magrib. selain itu tutur kata tetap terjaga baik disini.

Segarnya Curug Libas Mulyasari-Babakan Banten (foto lama, perjalanan ke-2 ngobrolmotorcross)

Jalur ini juga cukup Indah, terdapat Air terjun di tengah jalur. yang bisa menjadi tempat beristirahat, sholat ataupun untuk mengambil stock minum saat dijalur.

Jalur jarang dilewati, menjadi rimbun dan basah

Nah buat yang ingin mencoba jalur ini selain motor sehat, offroader sehat, disarankan untuk masuk jalur pagi-pagi sehingga bisa keluar saat siang. sehingga perjalanan bisa dilanjutkan ke Cisadon lewat jalur Babakan Banten-Cisadon. Saran apabila belum yakin lebih baik membawa helper dari kampung Mulyasari agar ada yang menunjukkan jalur, membantu menarik motor dan minimal ada teman apabila ada hal-hal yang tidak di inginkan saat terjebak sampai malam. Disarankan menggunakan ban 18-21. karena ban 16-19 akan menyiksa diri sendiri dan tidak menikmati jalurnya.

Nah ini foto-foto seru lainnya. (ngga banyak foto, karena ngobrolmotorcross dan males keluarin HP dan hujan terus.. hahahaha)

Ngobrolmotorcross #Waniperih36

 

ngobrolmotorcross bareng duo TS

 

Om Codot Samudra saat selfie.. kekinian cuman 1/4 muka… hahaha

 

Mr Onta Motor dengan TS Veteran nya yang liar

 

Hidup Adalah Dolan

Nah sudah siap menjajal jalur Pembunuh Naga ini…. hehehehehe….

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s